Tak Sengaja 4 Jam Tinggalkan Balita Dalam Mobil, Ternyata Berujung Tragis


Seorang gadis berusia dua tahun meninggal setelah ditinggalkan di dalam mobil oleh ibunya.

Dia diyakini menyerah pada sengatan panas yang terjadi di dalam mobil.

Melansir dari asiaone, Hasmah Masroh (32) menemukan putrinya, Nur Awfa Humaisha 'Muhammad Ali Riduan, tidak sadarkan diri di dalam mobil.

Hasmah tidak menyadari bahwa sang putri, Awfa masih berada di dalam mobil di Port Dickson Vocational College, Malaysia.

Port Dickson OCPD, Supt Zainduin Ahmad mengatakan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa Hasmah, yang adalah seorang dosen di perguruan tinggi tersebut.

Hasmah meninggalkan sang putri di dalam mobilnya di tempat parkir perguruan tinggi, selama empat jam.

Sang putri, Awfa berada di dalam mobil sejak pukul 09.00 waktu setempat.

"Dia hanya menyadari bahwa anaknya masih berada di dalam mobil sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Ketika dia bergegas ke kendaraan, korban sudah pingsan," katanya.

Sang ibu kemudian bergegas membawa anak perempuannya ke klinik kesehatan Port Dickson.

Namun sangat disayangkan, putrinya dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.

Supt Zainudin mengatakan bahwa sebuah mortem atau pemeriksaan akan dilakukan pada anak tersebut untuk menetapkan penyebab kematian.

Setelah itu, dilansir dari nst.com.my, Hasmah begitu terpukul atas kepergian sang putri tercinta.

Ia mengatakan, "Maafkan ibu, nak, maafkan ibu..Ibu tidak bermaksud melakukannya."

“Ibu mita maaf, sayang, ibu sungguh lupa. Kemarin malam kamu baik-baik saja, Awfa. Sekarang, kamu sudah meninggalkan ibu selama-lamanya,” lanjut Hasmah.

Saat pemakaman pun, Hasmah masih menangis tak mampu menerima kenyataan bahwa anaknya sudah meninggal.


Tidak ada penangkapan yang dilakukan pihak kepolisisan terhadap sang ibu.

Menurut pihak kepolisian, kasus tersebut, sedang diselidiki berdasarkan Pasal 31 (1) (a) UU Anak untuk penganiayaan anak-anak.

Pelanggar dapat dipenjara sampai 10 tahun dan didenda tidak lebih dari RM20.000 (6,700 dolar).
Loading...
Back To Top
close
>